Percetakan Murah

Continuous paper atau continous form merupakan jenis kertas multiply yang digunakan untuk mencetak langsung dengan salinannya tanpa harus di-fotocopy. Kebanyakan jenis continuous paper memiliki pinhole di bagian kanan dan kirinya. Dari namanya, tentu Anda sudah bisa menebak bahwa kertas ini saling menyambung. Jenis kertas continuous paper termasuk jenis kertas yang diumpankan pada printer dot matrix atau printer yang dibuat khusus untuk mencetak continuous paper.

Continuous paper atau continous form mudah dirobek dan dipisahkan dari bagian satu dan bagian lainnya, karena jenis kertas ini didesain terbagi atas halaman-halaman yang dapat dipisahkan oleh garis lipatan atau yang biasa disebut dengan perforasi sehingga mudah untuk disobek dari printer dot matrix.

Biasanya continuous paper digunakan untuk mencetak dokumen seperti kwitansi, invoice, nota, formulir pendaftaran, tanda terima uang, surat pesanan barang, faktur penjualan, surat jalan, faktur pajak dan lain-lain.

Jenis kertas ini terdiri dari dua jenis, yaitu blank continuous paper dan juga pre-printed paper. Blank continuous form memiliki banyak ukuran, mulai dari 9.5” x 11”, 9.5” x 12”, hingga 14 7/8” x 11”. Setiap ukuran memiliki 1 hingga 8 lapis dengan warna standar putih, merah, kuning, hijau, biru, putih, merah, kuning sesuai dengan kebutuhan.

Sementara itu, pre-printed paper digunakan oleh perusahaan untuk membuat duplikat dengan contoh seperti duplikat kop surat, kwitansi, nota polis asuransi, faktur pajak, surat jalan, faktur atau juga hal lainnya.

Kebanyakan continuous paper dibuat dari bahan NCR (Non Carbon Required) atau kertas yang dapat tembus warna tanpa karbon hitam. Kertas ini mempunyai dua jenis lapisan yang terdiri dari lapisan colour transfer dan colour receiver. Biasanya NCR memiliki tiga jenis kertas yakni top, middle, dan bottom. Dimana top sheet merupakan lembar pertama continuous paper, middle sheet berada di tengah-tengah, dan bottom sheet berada di paling bawah susunan kertas NCR.